Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » art » Google Doodle Peringati Hari Kuantum Dunia: Temukan Misteri Fisika Kuantum

Google Doodle Peringati Hari Kuantum Dunia: Temukan Misteri Fisika Kuantum

  • calendar_month Sel, 15 Apr 2025
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

KALTENG POS – Google Doodle sekali lagi menyelenggarakan perayaan Hari Kuantum Dunia di tanggal 14 April 2025 dengan memperkenalkan thaumatrope, yaitu alat optik klasik yang mencerminkan prinsip-prinsip fundamental dari fisika kuantum. Tujuan dari doodle tersebut adalah untuk meningkatkan kesadaran publik tentang bidang fisika kuantum serta teknologinya.

Thaumatrope adalah alat permainan optik yang berupa cakram dengan dua ilustrasi berlainan pada setiap sisinya. Saat dipercepat putarnya, akan terjadi fenomena visulisasi yang mencampurkan kedua gambar tersebut sehingga tampak sebagai satu kesatuan saja. Hal ini mirip dengan prinsip superposisi kuantum dimana partikel mampu ada dalam lebih dari satu kondisi secara bersamaan, yakni merupakan ide fundamental dalam bidang fisika kuantum.

Hari Kuantum Sedunia merupakan kesempatan berharga setiap tahunnya guna mendidik publik tentang signifikansi fisika kuantum di balik kemajuan teknologi terkini, seperti halnya komputasi kuantum dan jaringan telekomunikasi yang semakin terlindungi. Lewat ilustrasinya ini, Google bertujuan agar para pemakainya dapat menyadari betapa besar kontribusi fisika kuantum bagi aktivitas sehari-harinya.

Apa itu Google Doodle?

Google Doodle merupakan versi modifikasi dari logotip Google yang digunakan untuk menghormati acara-acara signifikan, baik di skala dunia maupun daerah setempat. Bentuknya bervariasi termasuk ilustrasi statis, efek animasi, sampai game interaktif. Mulai sejak diluncurkan pertama kali pada tahun 1998, doodle ini sudah berkembang sebagai wadah ekspresi artistik guna memperingati beragam peristiwa besar seperti hari lahir orang-orang terkemuka, festival budaya, serta temuan-temuan baru dalam bidang sains.

Beberapa doodle terkenal, seperti Doodle Pac-Man pada tahun 2010 yang diproduksi untuk memperingati hari jadi ke-30 game Pac-Man serta Doodle Olimpiade Tokyo 2021, telah mendapat banyak perhatian dari para pengguna internet. Di luar fungsi mereka dalam membuat tampilan penelusuran menjadi lebih indah, doodle ini juga bertugas sebagai sarana pendidikan. Ketika pengguna mencubit atau mengklik doodle tersebut, mereka akan dialihkan ke sebuah halaman hasil pencarian yang memberi detail tambahan tentang tema yang sedang dieksplorasi. (*)

  • Penulis: andinesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi Yudisial Bersiap Ungkap Catatan Hakim Sebelum Pemindahan ke MA

    Komisi Yudisial Bersiap Ungkap Catatan Hakim Sebelum Pemindahan ke MA

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • visibility 117
    • 0Komentar

    , Jakarta — Komisi Yudisial (KY) menyuarakan mengenai perpindahan banyaknya hakim tersebut Pengadilan Negeri seluruh Indonesia oleh Mahkamah Agung (MA). Mukti Fajar Nur Dewata, juru bicara dari KY, menyampaikan bahwa seluruh pihak seharusnya mendukung sepenuh hati keputusan yang diambil oleh MA agar institusi pengadilan dapat pulih dan bebas dari korupsi. KY, menurut Mukti pun setuju […]

  • CARA Nonton Final Liga Voli Korea: Red Sparks vs Pink Spiders, Megawati Cedera, Tetap Bisa Bermain?

    CARA Nonton Final Liga Voli Korea: Red Sparks vs Pink Spiders, Megawati Cedera, Tetap Bisa Bermain?

    • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
    • visibility 208
    • 0Komentar

    TRIBUNJATIMTIMUR.COM Berikut adalah langkah-langkah untuk menyaksikan pertandingan antara Red Sparks melawan Pink Spiders pada leg kelima final Liga Voli Korea musim 2024/2025. Megawati Hangestri terkilir. Apakah dia akan turun bermain? Pertandingan final antara Red Sparks melawan Pink Spiders dalam Liga Voli Korea musim 2024/2025 mencapai babak kelima setelah kedua tim terlihat seimbang dengan skor akumulatif […]

  • Viral: Ribuan Mobil Membludak di Tol Cipularang Pasca Liburan Akhir Pekan

    Viral: Ribuan Mobil Membludak di Tol Cipularang Pasca Liburan Akhir Pekan

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • visibility 205
    • 0Komentar

    PIKIRAN RAKYAT – Puluhan ribu kendaraan sudah mulai mengalir kembali ke area Jakarta serta seputarnya pasca berakhirnya masa liburan akhir pekan. Menurut catatan Jasa Marga, terdapat lonjakan volume traffik di daerah Bandung dan Rancaekek yang dimulai sejak hari Sabtu tanggal 19 April 2025. “Tercatat total sebanyak 64.892 kendaraan melintas, atau naik sebesar 2,85 persen dibanding […]

  • 7Pidato Perpisahan Kelas 9 yang Singkat dan Mengharukan

    7Pidato Perpisahan Kelas 9 yang Singkat dan Mengharukan

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Pidato perpisahan untuk kelas 9 termasuk ke dalam rangkaian acara penyerahan siswa yang telah menyelesaikan studinya. Setelah para siswa diumumkan sebagai lulus, mereka nantinya akan diserahkan kembali kepada orangtua masing-masing. Tingkat 9 merupakan tahapan terakhir bagi murid-murid sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs), atau setaranya. Ketika memasuki kelas 9, para pelajar ini harus mengikuti […]

  • Heboh! Film Horor Pabrik Gula Unrated: Apa Saja Perbedaan dengan Versi Rated?

    Heboh! Film Horor Pabrik Gula Unrated: Apa Saja Perbedaan dengan Versi Rated?

    • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Warganet serta penggemar film Indonesia sedang heboh membicarakan tentang versi uncut dan cut dari film horor berjudul Pabrik Gula. Ke dua film tersebut sejatinya menampilkan cerita yang serupa. Meskipun demikian, terdapat beberapa variasi dalam isi tayangan antara kedua film tersebut. Produser film, Manoj Punjabi menyebutkan, Perbedaan yang mencolok antara keduanya ada di presentasi ceritanya dan […]

  • Mengeksplor Rezim Hibrida dalam Dinamika Politik Indonesia

    Mengeksplor Rezim Hibrida dalam Dinamika Politik Indonesia

    • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Teks Diamond (2002) terkait dengan “rezim hibrida” atau “rezim gabungan” sangat sesuai untuk mendeskripsikan situasi politik Indonesia selama dua periode kepemimpinan sebelumnya. Pendapat utamanya berdasarkan kutipan dari Carothers (2002), menyatakan bahwa tidak setiap negara yang melewati “gelombang ketiga” transisi demokratis pada dekade ’90 berhasil menetapkan dirinya sebagai sebuah “demokrasi lengkap”. Beberapa negara hanya stagnan dan […]

expand_less